Kasus Kecelakaan Konstruksi di Indonesia Th 2018 (Bag.2) | Pamungkas [dot] id
logo blog
Selamat Datang di Pamungkas [dot] id
Terima kasih atas kunjungan Anda di Pamungkas.id, silahkan tinggalkan komentar atau email ke jiwa.pamungkas@gmail.com untuk berdiskusi
Disclaimer: Blog ini merupakan blog personal, Penulis tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kesalahan dan kerugian akibat penggunaan data dalam blog ini
baik secara langsung maupun tidak langsung. Terutama yang berkaitan dengan data teknis. Jadilah netizen yang bijak.

Kasus Kecelakaan Konstruksi di Indonesia Th 2018 (Bag.2)

kecelakaan tol malang

Pamungkas.id - Keberhasilan sebuah proyek konstruksi, selain diukur dari tercapainya target waktu, biaya dan mutu, juga ditentukan oleh keselamatan dalam pelaksanaan dengan tidak adanya kecelakaan (zero accident) dan pada akhirnya dapat dimanfaatkan dengan handal oleh masyarakat luas. Karakteristik pekerjaan konstruksi memang memiliki resiko bahaya yang tinggi sehingga membutuhkan penanganan secara komprehensif dan tersistem dengan baik untuk menurunkan potensi terjadinya kecelakaan.


Berikut ini saya rangkum, kecelakaan konstruksi yang terjadi sepanjang tahun 2018. Yang harus menjadi catatan adalah informasi yang saya sajikan berasal dari portal berita online dan tidak terjamin validitasnya untuk dijadikan data faktual, sehingga tidak dapat digunakan menjadi rujukan dalam analisis ataupun pengambilan kesimpulan terhadap apa yang terjadi. Informasi hanya bertujuan untuk menjadikan bahan pembelajaran dan memberikan gambaran untuk evaluasi awal agar kejadian yang sama tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

1. Ambruknya Balok Girder Tol Depok - Antasari, Jakarta (Januari 2018)

ambruk tol depok
Girder Beam Ambruk di Tol Depok Antasari (2/1/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Selasa, tanggal 2 Januari 2018 pukul 09.40 WIB. Sebanyak Enam Girder Beam sepanjang 30,8 meter di fly over proyek Tol Depok Antasari terguling, jatuh dan patah. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, girder yang jatuh menimpa dump truck dan excavator di bawahnya yang saat kejadian tidak ada pekerja. Peristiwa ini diduga terjadi disebabkan karena kesalahan manuver alat berat yang menyenggol girder paling ujung yang menimbulkan efek domino tergulingnya girder yang lain.

Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT Girder Indonesia dengan konsultan pengawas JO Multi Phi Beta-Virama Karya-Indotek Konsultan Utama serta Konsultan pengendali mutu PT Sarana Multi Daya. Pasca kejadian, proyek sempat dihentikan sementara untuk dilakukan investigasi namun tidak lama dilanjutkan kembali dan sejak akhir 2018 tol tersebut telah dioperasikan.

Baca Juga: Runtuhnya Hanggar Bandara Makassar

2. Jatuhnya Girder Box proyek LRT, Jakarta (Januari 2018)

lrt jakarta roboh
Girder Box proyek LRT jatuh (22/1/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Senin, tanggal 22 Januari 2018 pukul 00.20 WIB. Girder Box yang sedang diereksi menggunakan gantry launcher tiba tiba jatuh dan rubuh. Peristiwa ini melukai 5 (lima) orang pekerja dan tidak ada korban jiwa. Sampai sekarang dugaan penyebab terjadinya kecelakaan belum diketahui karena SOP telah diikuti, keadaan peralatan juga baik dan layak operasi. Proyek ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (persero) dengan PT VSL Indonesia selalu subkon stressing box girder precast.

3. Ambruknya Launcher Gantry proyek Double-Double Track (DDT), Jakarta (Februari 2018)

DDT ambruk
Launcher Gantry proyek DDT ambruk (4/2/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Minggu, tanggal 4 Februari 2018 pukul 05.00 WIB. Launcher Gantry yang digunakan mengangkat segmen girder box precast terguling dari supportnya. Peristiwa ini menyebabkan 4 (empat) pekerja meninggal dunia karena tertimpa beton precast, dan 1 (satu) orang pekerja cidera. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT Hutama Karya (persero). support launcher gantry tergelincir dari supportnya diduga disebabkan karena kesalahan pengoperasian pada saat digunakan untuk mengangkat girder box.

Proyek DDT ini dilakasanakan dengan menggunakan metode span by span dengan alat Launcher Gantry buatan Italia berkapasitas 50 ton. Sistem pergerakan dari Launcher dikendalikan secara elektronik dan hidrolik. sistem pengereman memanfaatkan tahanan gaya gesek (friksi). Batas kemiringan gantry yang dapat ditolerir adalah < 4,5 %.


4. Jebolnya Turap Underpass Bandara Soeta, Jakarta (Februari 2018)

turap soeta jebol
Jebolnya turap underpass soeta (5/2/2018)
Peristiwa ini memang bukan masuk kategori kecelakaan konstruksi, karena lebih tepat disebut sebagai kegagalan bangunan sebab underpass tersebut telah selesai dibangun dan digunakan oleh masyarakat. Kejadian terjadi pada hari Senin, tanggal 5 Februari 2018. Hujan deras sepanjang hari diduga menjadi penyebab jebolnya turap sisi underpass bandara soekarno hatta tersebut. Peristiwa ini menelan korban jiwa 1 (satu) orang pengemudi mobil yang terkubur material longsoran meninggal dunia dan 1 (satu) orang penumpangnya luka, Underpass ini dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya (persero).

5. Ambruknya Bekisting Pier Head Tol Becakayu, Jakarta (Februari 2018)


becakayu ambruk
Ambruknya bekisting pier head tol becakayu (20/2/2018) 
Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, tanggal 20 Februari 2018 pukul 03.40 WIB. Bekisting pier head yang sedang dicor tidak kuat menahan beban sehingga roboh dan pekerja terjatuh dan tertimpa material. Peristiwa ini menyebabkan 7 (tujuh) pekerja cidera karena tertimpa material pengecoran. Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (persero).

Pier head yang sedang dikerjakan adalah pada pilar dengan tipe oktagonal setinggi 25 m dan panjang pier head 3m. Pondasi yang digunakan adalah spun pile diameter 0,6 m dan bore pile diameter 1,2 m.

6. Jatuhnya besi di proyek rusun Pasar Rumput, Jakarta (Maret 2018)


pasar rumput ambruk
Jatuhnya besi di proyek rusun pasar rumpur (18/3/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Minggu, tanggal 18 Maret 2018 pukul 09.25 WIB. Besi sepanjang 4 meter jatuh dari lantai 10 proyek Rusunawa Pasar Rumput dan menimpa warga yang sedang berbelanja di pasar samping proyek. Peristiwa ini mengakibatkan 1 (satu) orang warga yang tertimpa besi meninggal dunia. Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (persero) dengan konsultan supervisi PT. Ciriajasa Cipta Mandiri. Kecelakaan konstruksi diduga terjadi pada saat proses pembongkaran bekisting plat lantai. Sistem bekisting yang digunakan menggunakan sistem bongkar pasang (knock down) dari material besi hollow dan plat baja.

Rusun pasar rumput sendiri merupakan bangunan hunian yang terdiri atas tiga menara dengan total 25 lantai, dengan jumlah hunian total sebanyak 1.984 unit.

7. Robohnya Box Culvert Jalan Tol Manado - Bitung, Manado (April 2018)


tol bitung ambruk
Ambruknya box culvert jalan tol manado - bitung (17/4/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Selasa, tanggal 17 April 2018 pukul 13.50 WITA. Slab box culvert untuk underpass jalan tol yang sedang dicor ambruk. Peristiwa ini mengakibatkan 2 (dua) orang pekerja meninggal dunia, 1 (satu) orang pekerja cidera berat, dan 14 (empat belas) pekerja cidera ringan. Proyek ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (persero).

Jalan tol Manado-Bitung memiliki total panjang 39,9 km yang terbagi menjadi lima segmen sesuai dengan skema pendaan konstruksi yang digunakan. Kecelakaan terjadi pada salah satu underpass yang menjadi akses lintas warga yang berada di STA 13+575, Desa Tumaluntung, Kecamatan Airmadidi, Kab. Minahasa Utara, Prov. Sulawesi Utara.

8. Ambruknya Jembatan Cincin Lama, Tuban (April 2018)


jembatan ambruk tuban
Ambruknya Jembatan Cincin Lama Tuban (17/4/2018)
Peristiwa ini juga bukan merupakan kecelakaan konstruksi melainkan kegagalan bangunan. Insiden terjadi pada hari Selasa, tanggal 17 April 2018 pukul 10.50 WIB.  Jembatan yang menghubungkan kecamatan widang, Tuban dengan kecamatan Babat, Lamongan rubuh mengakibatkan 1 (satu) unit truk bermuatan limbah smelter, 2 (dua) unit truk tronton bermuatan pasir, dan 1 (satu) unit sepeda motor terperosok jatuh ke sungai. kecelakaan ini mengakibatkan 2 (dua) orang pengemudi truk meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jembatan Cincin Lama ini dibangun pada tahun 1978, dengan panjang 240 m dan lebar 9m. Bangunan atas jembatan terdiri atas rangka baja Callender Hamilton (Tipe B) sebanyak lima bentang dan beton sebanyak satu bentang. Bangunan bawah jembatan menggunakan pondasi tiang pancang beton. Dari riwayat pemeliharaan rutin tiap tahunnuya maka telah diketahui terjadinya penurunan setinggi 10 cm pada tahun 2015 dan penurunan 10 - 15 cm terjadi lagi di tahun 2017. perbaikan dan pemeliharaan telah dilakukan setiap tahunnya hanya saja disinyalir terjadinya overload dari kendaraan yang melintas sehingga mempercepat proses penurunan jembatan.

9. Robohnya Scaffolding Proyek Jalan Tol Pandaan - Malang (Agustus 2018)


tol pandaan malang tewas
Robohnya Scaffolding Jalan Tol Pandan- Malang (1/8/2018)
Peristiwa terjadi pada hari Rabu, tanggal 1 Agustus 2018 pukul 13.30 WIB. Pekerjaan box culvert untuk overpass di STA 10+300 sedang dilakukan pembongkaran scaffolding yang terdiri dari 876 unit perancah. Pembongkaran dilakukan oleh 5 (lima) orang pekerja. Pada saat kejadian salah seorang pekerja terpeleset dan mengalami kehilangan keseimbangan sehingga terjatuj yang mengakibatkan lima baris scaffolding yang masih berdiri ikut roboh dan menimpa korban. 1 (satu) orang pekerja meninggal karena tertimpa material scaffolding. Kontraktor pelaksana pekerjaan adalah PT. PP (Persero).

Rentetan peristiwa kecelakaan konstruksi dan kegagalan bangunan di atas sudah selayaknya menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kesadaran terkait Keselamatan dan Keamanan Konstruksi.  Kecelakaan kerja sering kali terjadi karena diabaikannya hal- hal yang dianggap sederhana di metode kerja. Kerjasama seluruh pihak dibutuhkan untuk mampu menghindari kejadian yang sama terulang di masa depan.

Semoga...
Enter your email address to get update from Coco.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments

Buat ulasan ini jauh lebih menarik dengan mengirim komentar dan saran, bisa juga melalui e-mail: jiwa.pamungkas@gmail.com, atau twitter @cocoricodisko. Thanks

Copyright © 2014. Pamungkas [dot] id - All Rights Reserved | Privacy Policy | Template Created by Coco Proudly powered by Blogger
close